BAGIAN V B: SUMBANGAN EQUITY DALAM HUKUM INGGRIS

24 Apr

BAGIAN V B: SUMBANGAN EQUITY DALAM HUKUM INGGRIS

 

2. SUMBANGAN EQUITY DALAM HUKUM INGGRIS

 

Equity sudah ada ratusan tahun yang lalu dan apakah masih relevan pada saat ini?. Perdebatan sepanjang masa tentang doktrin  hukum privat untuk memecahkan masalah pada saat ini,  ternyata Equity masih bisa digunakan untuk memecahkan masalah yang tidak di akomodir oleh Common Law.

 

Banyak aspek dari hukum dibidang perjanjian dipengaruhi oleh Equity, yaitu :

 

  1. Equity dalam suatu keadaan menentukan apakah suatu pihak membuat janji yang semu atau real. Ada beberpa keadaan dimana suatu pihak dalam suatu perjanjian membuat suatu janji akan tetapi dianggap tidak sah. Pada The Common Law mempunyai beberapa doktrin atas hal tersebut akan tetapi Equity mempunyai nuansa yang lebih fleksible untuk memecahkannya menentukan sah atau tidak.
  2. Equity juga bisa digunakan untuk menentukan adil atau tidak nya suatu Jika dalam suatu keadaan satu pihak mengekploitasi suatu hubungan dengan pihak lain yang bisa dianggap tidak sewajarnya, maka perjanjian tersebut dapat dikesampingkan. Equity dapat mengambil bagian dalam menentukan adil tidaknya suatu perjanjian berdasarkan doktrin kebajikan yang dengan penuh hati nurani.
  3. Equity sebagai pendukung dalam hal seseorang berjanji kepada pihak lain tanpa perjanjian. Dalam hal ini The Common Law tidak dapat melaksanakan keputusan tersebut akan tetapi Equity dapat menjadi sarana hukum pendukung untuk menyelesaikannya.

Equity juga berguna dalam hal menyelesaikan perkara tuntutan kerugian, antara lain mengenai pemutusan atau pengakhiran Trusts atau pengakhiran tugas fidusia dalam Trusts disamping itu juga mempengaruhi perkembangan  di bidang  hukum  bisnis, hukum pertanahan dan tentunya yang tidak terpisahkan adalah lembaga Trust. Perkembangan Equity yang demikian pesat mempengaruhi hak kepemilikan perseorangan dalam asset-asset.

Sudahkah Equity meleburkan diri  ke dalam The Common Law ? Ternyata sampai sekarang belum terjadi. Ada 2 hal yang bisa jadi petunjuk, yaitu :

  1. masih terdapat perbedaan prinsip yang sangat fundamental yaitu antara kepentingan kepemilikan yang adil dengan kepentingan kepemilikan secara hukum. Dalam The Common Law tidak mengenal kepentingan kepemilikan yang adil yang dilakukan oleh Trusts melainkan mengakui kepentingan kepemilikan yang adil secara hukum.
  2. karakteristik dari hak kepemilikan sangat tergantung dari apakah masuk dalam klasifikasi dari segi hukum atau dari segi keadilan.

Banyak pendapat yang mengatakan bahwa membedakan antara Equity dengan The Common Law menjadi 2 sistem hukum yang berbeda adalah tidak masuk akal dan tidak prinsipil, akan tetapi dalam perkembangannya sekarang Equity meskipun bukan suatu sistem hukum yang berdiri sendiri melainkan masih memiliki suatu ciri yang berbeda dan berfungsi untuk menyelesaikan masalah yang tidak terdapat dalam The Common Law.

 

EQUITY